KEGIATAN DI PERPUSTKAAN ASY-SYAFIIYAH 02
PRINGLANGU PEKALONGAN
Alamat: Jl.Pustaka Raya No:61 B Pringlangu.
1. SSB URIP SUMOHARJO 01
Berisi tentang kegiatan keagamaan, SSB ini singkatan dari Santri santun budiman. yang diadakan pada jumat sore di Majlis Ta'lim Urip Sumoharjo 01.
pendiri Muhammad S Abdillah.pada 22 September 2007
2. MADING SMART
Berisi tentang kegiatan juenalistik seperti wawancara,membuat majalah dinding dll.
majalah dingding ini terbit satu bulan sekali.
pendiri Muhammad S Abdillah.pada 1 Oktober 2007
3. SSB URIP SUMOHARJO 02
Berisi tentang kegiatan Olah Raga Sepakbola. SSB ini Singkatan dari Sekolah Sepakbola.yang diadakan setiap minggu sore.
pendiri Khumaidi dan Muchammad Jauhar Maknun.
4. Karate DOJO RKAJ
Diadakan setiap hari Ahad Jam 16.00 di Halaman Perpustakaan Asy-Syafiiyah
semoga bisa berjaya.............
Kamis, 21 Januari 2010
SSBURIPSUMOHARJO 01
Pasti kamu mengira bahwa SSB URIP SUMOHARJO 01 adalah Sekolah sepak bola. tentu saja Bukan!!!! SSB URIP SUMOHARJO singkatan dari Santri Santun Budiman yang diadakan oleh Perpustakaan Asy-syafiiyah 02.
Awalnya progam ini diadakan pada bulan Romadhan saja tapi sekarang didakan setiap jumat sore.di majlis Ta'lim Urip Sumoharjo.dengan dibimbing ust.Muttaqin dan Ust.Nusron S,Ag.
Disni kita diajarkan ilmu agama seperti: Fiqih,Aqidah,BTQ,Alqur'an Hadist,Dll. juga diajarkan Ilmu pengetahuan Umum seperti komputer, Sastra dan menghitung. pokoknya seru !!!!!!!!!!!!!!!1
MARI KITA MENJADI SANTRI SANTUN BUDIMAN
Awalnya progam ini diadakan pada bulan Romadhan saja tapi sekarang didakan setiap jumat sore.di majlis Ta'lim Urip Sumoharjo.dengan dibimbing ust.Muttaqin dan Ust.Nusron S,Ag.
Disni kita diajarkan ilmu agama seperti: Fiqih,Aqidah,BTQ,Alqur'an Hadist,Dll. juga diajarkan Ilmu pengetahuan Umum seperti komputer, Sastra dan menghitung. pokoknya seru !!!!!!!!!!!!!!!1
MARI KITA MENJADI SANTRI SANTUN BUDIMAN
KUMPULAN
DAMAILAH TEMAN-TEMANKU
Oleh:MUHAMMAD S ABDILLAH
Allahu akbar, Allahu akbar !!! terdengar suara Adzan Ashar berkumandang. Ryan terbangun dari tidur siangnya. “Ternyata sudah sore.” Dengan mata yang mengantuk Ryan mengambil air wudlu untuk sholat Ashar.
Setelah berwudlu dan sholat Ashar, tubuh Ryan terasa lebih segar Ia melangkah menuju garasi mengambil sepatu dan bolanya.
Kemudian Ia langsung pergi ke lapangan untuk berlatih Sepakbola. Di jalan Ia bertemu Anton dan genknya. “Hai, Ryan kamu dan genk mu akan tersingkir dari posisi kalian, kamilah yang berhak menjadi pemain inti !” kata Anton. “Ya, bukan genkmu yang menjadi pemain inti !” sambung teman-teman Anton. Ryan pun terus berjalan tidak melayaninya. Anton adalah musuh bagi Ryan dan genknya. Kedua genk itu memang saling cek-cok mulut ketika bertemu.
10 menit kemudian Ryan sampai di lapangan. Pak Andi Setiawan namanya Sang pelatih SSB Jaya Abadi. Beliau akrab dipanggil Pak An. “ Selamat sore Pak !!” sapa Ryan . “Selamat sore juga ?” jawab Pak Andi. “Kenapa muka kamu muka cemberut begitu !!”tanya Pak Andi. Tidak apa-apa Pak!! Jawab Ryan. “ya udah sekarang kamu atur barisan kita mulai latihannya !! perintah Pak Andi. “ Baik Pak !!” jawab Ryan.
Setelah selesai latihan, Ryan lansung pulang ke rumah bersama teman-temannya yaitu Arif, Jauhar, dan Zidni. Satu persatu mereka pulang ke rumahnya masing-masing. Letak rumah Ryan memang cukup jauh dari teman-temannya.
Pagi-pagi sekali Ryan berangkat Sekolah . Ryan duduk di kelas 9 MTs N Ays- Syafi’iyah. Baru smapai di gerbang sekolah Ryan dipanggil Jauhar, “Yan….Yan gawat! Posisi kita digantikan sama genknya Anton !” kata Jauhar . “ Ah masa ?? jawab Ryan. Kalau gak percaya lihat saja di mading!” Sambung Jauhar. Ryan Pun langsung berlari menuju mading, benar kata Jauhar rupanya Tim Kesebalasan Jaya Abadi telah diubah pemainya. Genk Anton menduduki sebagai pemain inti, sedangkan genk Ryan menjadi pemain cadangannya.
Sorenya genk Ryan berkumpul di rumah Pak Andi . “Ini tidak bisa di biarkan Pak !, Kita kan yang lebih pandai dari gengnya Anton !” protes Jauhar. “Tenang-tenang dulu , kalian harus menerimanya , Saya yang ngatur ,kalian harus nurut ,yang lain juga ingin menjadi pemain inti juga! Gentian dong ??” kata Pak Andi sambil menenagkan anak – anak. Akhirya Ryan dan Kawan- kawannya pulang dengan kecewa.
Sejak itu antara genk Ryan dan genk Anton menjadi musuhan . Setiap bertemu selalu mengolok-ngolok, mencaci maki dan lain – lain.
Idul fitri telah tiba, tapi genk Ryan sama genk Anton tetap bermusuhan. Untuk mengatasinya Pak Andi mengundang Wawan dan Toni ke rumah Pak Andi. Kenudian Pak Andi menjelaskan masalah tersebut. “Gimana nih menurut kalian berdua ?” tanya Pak Andi. “Gini, bagaimana kalau kita adakan Halal bi Halal, Kemudian kita damaikan genk Ryan dan genk Anton!” usul Wawan. “ Baik kita adakan Halal bi Halal. tapi tempatnya dimana ?? tanya pak Andi. “Tempatnya di rumahku saja, soal jajannya tenang ? saaya grtisin !!!ujar Wawan. “ Ya sudah Bapak nurut saja sama Kalian, nanti Bapak akan buat undangan dan kalian yang membagikannya.!” Kata Pak Andi. “ Baik Pak.”jawab Wawan dan Toni.
Keesokan harinya acara halal bi halal. Pukul 08.00 tepat seharusnya acara dimulai tapi genk Ryan dan genk Anton pun belum datang juga. “ Aduh gimana nih ?? kok mereka belum dating ?”kata Wawan dengan cemas. “Tunggu sebentar ? ujar Pak Andi . Setelah ditunggu selama 60 menit genk yang sudah ditunggu akhirnya datang juga. “ Alhamdulillah akhirnya mereka datang juga !” ucap Toni.
Acara halal bihalal pun dimulai, acra ini juga dihadiri kepala Sekolah MTs beliau bernama Ustadz Mutaqin. Kemudian Ustadz Muttaqin menyampaikan pidato singkatnya, “Wahai anak-anakku janganlah kita bermusuhan tidak baik , memang meminta maaf akan kesalahan yang telah Kita perbuat dapat dilakukan kapan saja diluar bulan Syawal, akan tetapi tidak melebihi kemantapan dan keagunagan jika dibandingkan bermaaf – maafan pada bulan Syawal dalam kesempatan Idul Fitri. Marilah kita hilangkan segala perasaan yang dapat marusak hati kita. Jalinlah tali silaturahmi antar sesame sehingga terjalin persaudaraan yang harmonis, memperkuat ukhuah islamiyah yang selama-lamanya.”
Setelah Ust. Muttaqin memberikan piDAto singkatnya Anton dan Ryan langsung meminta maaf begitu juga teman-teman yang lain saling bermaaf-maafan juga. “ Alhamdulillah mereka mau berdamai !ucap Toni dan Wawan.
Keesokan harinya mereka berkumpul di Sekolah untuk membahas pemain inti Kesebelasan Jaya Abadi. Ryan masih tetap menjadi ketua sekaligus kapten. Anton menjadi penyerang bersama Ryan sisanya menjadi pemain tengah, Bek, Keper dan pemain cadangan, semua menyetujuinya.
Kini semuanya menjadi sahabat tidak lagi bermusuhan.
Oleh:MUHAMMAD S ABDILLAH
Allahu akbar, Allahu akbar !!! terdengar suara Adzan Ashar berkumandang. Ryan terbangun dari tidur siangnya. “Ternyata sudah sore.” Dengan mata yang mengantuk Ryan mengambil air wudlu untuk sholat Ashar.
Setelah berwudlu dan sholat Ashar, tubuh Ryan terasa lebih segar Ia melangkah menuju garasi mengambil sepatu dan bolanya.
Kemudian Ia langsung pergi ke lapangan untuk berlatih Sepakbola. Di jalan Ia bertemu Anton dan genknya. “Hai, Ryan kamu dan genk mu akan tersingkir dari posisi kalian, kamilah yang berhak menjadi pemain inti !” kata Anton. “Ya, bukan genkmu yang menjadi pemain inti !” sambung teman-teman Anton. Ryan pun terus berjalan tidak melayaninya. Anton adalah musuh bagi Ryan dan genknya. Kedua genk itu memang saling cek-cok mulut ketika bertemu.
10 menit kemudian Ryan sampai di lapangan. Pak Andi Setiawan namanya Sang pelatih SSB Jaya Abadi. Beliau akrab dipanggil Pak An. “ Selamat sore Pak !!” sapa Ryan . “Selamat sore juga ?” jawab Pak Andi. “Kenapa muka kamu muka cemberut begitu !!”tanya Pak Andi. Tidak apa-apa Pak!! Jawab Ryan. “ya udah sekarang kamu atur barisan kita mulai latihannya !! perintah Pak Andi. “ Baik Pak !!” jawab Ryan.
Setelah selesai latihan, Ryan lansung pulang ke rumah bersama teman-temannya yaitu Arif, Jauhar, dan Zidni. Satu persatu mereka pulang ke rumahnya masing-masing. Letak rumah Ryan memang cukup jauh dari teman-temannya.
Pagi-pagi sekali Ryan berangkat Sekolah . Ryan duduk di kelas 9 MTs N Ays- Syafi’iyah. Baru smapai di gerbang sekolah Ryan dipanggil Jauhar, “Yan….Yan gawat! Posisi kita digantikan sama genknya Anton !” kata Jauhar . “ Ah masa ?? jawab Ryan. Kalau gak percaya lihat saja di mading!” Sambung Jauhar. Ryan Pun langsung berlari menuju mading, benar kata Jauhar rupanya Tim Kesebalasan Jaya Abadi telah diubah pemainya. Genk Anton menduduki sebagai pemain inti, sedangkan genk Ryan menjadi pemain cadangannya.
Sorenya genk Ryan berkumpul di rumah Pak Andi . “Ini tidak bisa di biarkan Pak !, Kita kan yang lebih pandai dari gengnya Anton !” protes Jauhar. “Tenang-tenang dulu , kalian harus menerimanya , Saya yang ngatur ,kalian harus nurut ,yang lain juga ingin menjadi pemain inti juga! Gentian dong ??” kata Pak Andi sambil menenagkan anak – anak. Akhirya Ryan dan Kawan- kawannya pulang dengan kecewa.
Sejak itu antara genk Ryan dan genk Anton menjadi musuhan . Setiap bertemu selalu mengolok-ngolok, mencaci maki dan lain – lain.
Idul fitri telah tiba, tapi genk Ryan sama genk Anton tetap bermusuhan. Untuk mengatasinya Pak Andi mengundang Wawan dan Toni ke rumah Pak Andi. Kenudian Pak Andi menjelaskan masalah tersebut. “Gimana nih menurut kalian berdua ?” tanya Pak Andi. “Gini, bagaimana kalau kita adakan Halal bi Halal, Kemudian kita damaikan genk Ryan dan genk Anton!” usul Wawan. “ Baik kita adakan Halal bi Halal. tapi tempatnya dimana ?? tanya pak Andi. “Tempatnya di rumahku saja, soal jajannya tenang ? saaya grtisin !!!ujar Wawan. “ Ya sudah Bapak nurut saja sama Kalian, nanti Bapak akan buat undangan dan kalian yang membagikannya.!” Kata Pak Andi. “ Baik Pak.”jawab Wawan dan Toni.
Keesokan harinya acara halal bi halal. Pukul 08.00 tepat seharusnya acara dimulai tapi genk Ryan dan genk Anton pun belum datang juga. “ Aduh gimana nih ?? kok mereka belum dating ?”kata Wawan dengan cemas. “Tunggu sebentar ? ujar Pak Andi . Setelah ditunggu selama 60 menit genk yang sudah ditunggu akhirnya datang juga. “ Alhamdulillah akhirnya mereka datang juga !” ucap Toni.
Acara halal bihalal pun dimulai, acra ini juga dihadiri kepala Sekolah MTs beliau bernama Ustadz Mutaqin. Kemudian Ustadz Muttaqin menyampaikan pidato singkatnya, “Wahai anak-anakku janganlah kita bermusuhan tidak baik , memang meminta maaf akan kesalahan yang telah Kita perbuat dapat dilakukan kapan saja diluar bulan Syawal, akan tetapi tidak melebihi kemantapan dan keagunagan jika dibandingkan bermaaf – maafan pada bulan Syawal dalam kesempatan Idul Fitri. Marilah kita hilangkan segala perasaan yang dapat marusak hati kita. Jalinlah tali silaturahmi antar sesame sehingga terjalin persaudaraan yang harmonis, memperkuat ukhuah islamiyah yang selama-lamanya.”
Setelah Ust. Muttaqin memberikan piDAto singkatnya Anton dan Ryan langsung meminta maaf begitu juga teman-teman yang lain saling bermaaf-maafan juga. “ Alhamdulillah mereka mau berdamai !ucap Toni dan Wawan.
Keesokan harinya mereka berkumpul di Sekolah untuk membahas pemain inti Kesebelasan Jaya Abadi. Ryan masih tetap menjadi ketua sekaligus kapten. Anton menjadi penyerang bersama Ryan sisanya menjadi pemain tengah, Bek, Keper dan pemain cadangan, semua menyetujuinya.
Kini semuanya menjadi sahabat tidak lagi bermusuhan.
KUMPULANCERPEN
KEGAGALAN AWAL KEBERHASILAN
OLEH:Muhammad S Abdillah
Hari-hari belakangan ini Andi selalu membuat artikel. Sudah 10 artikel yang telah dibuatnya.Tak biasanya Andi mempunyai kebiasaan ini.
Sepulang sekolah Ia langsung masuk kekamarnya ganti baju lalu langsung membuat artikel. “Andi sudah makan belum? tanya ibu nya Andi. “iya Bu nanti belum lapar !jawab Andi.”Belakangan ini kamu kok sering membuat artikel untuk apa ,tugas sekolah ya?tanya ibu Andi. “Bukan Bu ! jawab Andi.”Lalu untuk apa?tanya Ibunya kembali.”Gini Bu ,saya mau jadi penulis kayak Ayah,kan kalau di muat di majalah bisa dapat uang!lumayan kan?jwab Andi. Memang Ayah Andi penulis terkenal di Majalah terkenal di Pekalongan. “Ya udah pokok nya nanti kamu makan ya,Ibu sudah siapin di meja makan”sambung Ibu Andi. ‘Iya-iya!jawab Andi.
Adzan Magrib telah berkumandang ,Andi langsung bergegas pergi ke Masjid untuk sholat magrib berjamaah. Setelah berjamaah Ia langsung mengaji di Masjid itu juga .
Sepulang mengaji Andi langsung pulang ke rumah. “Assalamuaikum ,salam Andi kepada Ayahnya yang sedang istirahat di ruang tamu. “walaikumsalam,udah sampai juz berapa nih ?tanya Ayah Andi. “Alhamdulillah, satu juz lagi hatam,Jawab Andi. “Yah Majalah Ayah kan mau terbit saya mau ngirim artikel boleh gak Yah?tanya Andi.”Ya boleh mana coba artikelnya Ayah lihat !” ‘ Sebentar Yah saya ambilakan.” “ini Yah gimana bisa gak?tanya Andi. “Insya Allah ,nanti Ayah usulkan ke Dewan Redaksi Ayah.’’jawab Ayah Andi. “Makasih ya Yah…?!”
Pagi-pagi sekali Andi bangun . Kemudian mengambil air wudlu untuk sholat Shubuh. Setelah Sholat Shubuh Ia langsung mandi dan bersiap-siap untuk berangkat sekolah .
Pukul 06.30 Andi berangkat sekolah tak lupa Andi baerpamitan kepada Orang tuanya.”Yah ,moga-moga artikel saya bisa masuk ya?kata Andi. “Saya berangkat ke sekolah dulu ya? Assalamualaikum” salam Andi. Kemudian Andi berangkat sekolah bersama temannya. Andi duduk di kelas 8 Mts Salafiyah Pekalongan 01.
Sepulang sekolah Andi langsung duduk di ruang tamu menunggu Ayahnya. Padahal ayahnya pulang nanti sore. “Sudah bantuin Ibu cuci piring Ayah mu pulangnya nanti sore”kata Ibu Andi. “Iya Bu? Jawab Andi. Akhirnya Andi pun mambantu ibunya cuci piring ketimbang bengong nungguin Ayahnya ..
Setelah selesai membantu Ibunya Andi kembali menunggu Ayahnya “Assalamualaikum”. “Waalaikumsalam pasti itu Ayah.”kata Andi. Andi langsung membukakan pintu. Benar dugaan Andi yang datang adalah Ayahnya. “Gimana Yah artikel saya..?tanya Andi. “ Maaf nak artikel mu tidak masuk,artikel mu kurang cocok” jawab Ayah Andi. “Gak papa Yah!jawab Andi dengan kecewa. Kemudian Andi masuk kekamar dan mengkuci pintu kamar nya.
“Udah An gak papa mungkin lain kali artikel mu bisa masuk,kegagalan adalah awal keberhasilan’hibur Ibu Andi. “Sekarang kamu mandi udah sore nih.”kata Ibu Andi.
Keesokan harinya Andi berangkat sekolah. Kali ini Andi berangkat sandiri karena temannya sedang sakit. Jarak rumah Andi dengan sekolahnya cukup jauh. Andi biasanya naik sepada.
15 menit Andi sudah sampai di sekolahnya. Ia langsung memarkirkan sapedanya,kemudian masuk ke kelasnya. “Pagi An,Eh kamu udah tahu belum kalau sekolah kita akan membuat Majalah” kata Arif teman sekelasnya. “Ah massa …?kata Andi tidak percaya. “Ya banar,Sekolah kita akan membuat majalah yang ngisi rubrik nya siswa Kamu mau ngirim juga ? silahkan kirim ke Ustadz Nur Roman” kata Arif. “Yuk kita masuk ke kelas udah bel nih ?ajak Arif “Ya mari nanti kalau terlambat bisa di hukum kita”jawab Andi.
Esoknya Andi berangkat sekolah dangan mambawa semua artikelnya. Dia langsung menemui Ustadz Nur Rohman.”Assalamualaikum Ustadz”salam Andi . “Waalikumsalam ada apa Andi kok pagi-pagi udah ke Kantor?” tanya ustadz Nur Rohman. “Gini Ustadz Saya mau ngirim Artikel saya” ‘Boleh gak Ustadz ? tanya Andi. “Ya boleh mana?kata Ustadz Nur Rohman. “Ini Ustadz” kata Andi. “Ya nanti diseleksi dulu” kata Ustadz Nur Rohman. “Makasih ya ustadz saya permisi dulu Assalamuaikum” “waalikumsalam” jawab Ustadz Nur Rohman.
Dua minggu kemudian pengumuman seleksinya, yang karyanya terbaik akan di muat di Majalah Sekolah. Andi berangkat sekolah dengan penuh semangat “moga-moga saja salah satu artikel ku terpilih”kata Andi. Setiba di Sekolah Ia langsung memarkirkan sepedanya. Di parkiran Ia bertemu Ustadz Nur Rohman yang sedang memarkirkan motornya. “Assalamualaikum ustadz?salam Andi. “Waalaikumsalam,eh Andi selamat ya? salah satu artikel mu terpilih .kata Ustadz Nur Rohman. “Alhamdulillah ,terima kasih Ustadz sudah memilih artikel saya,terus kapan terbitnya Ustadz”tanya Andi. “Insya Allah ,pas panerimaan Raport Semester I”jawab Ustadz Nur Rohman. “Ya udah saya masuk ke kelas dulu ya Assalamualaikum” “walaikumsalam”jawab Ustadz Nur Rohman.
Akhirnya penerimaan Raport pun tiba. Andi menuggu Ibunya yang sedang mengambil Raportnya. Setelah di tuggu hampir lama akhirnya Ibu Andi keluar dari ruang kalas. “Gimana Bu nilai saya?tanya Andi. “Nilai mu bagus-bagus peringkat 10, belajar lagi biar rangking satu.”kata Ibu Andi. “terus mana Majalah sekolahnya Ibu beli kan ?tanya Andi kembali. “Nih majalahnya Ibu sudah beli ,artikel yang kamu buat di muat di majalah ini kan ?tanya Ibu Andi. “Iya dong ?jawab Andi. “Kegagalan itu awal keberhasilan ,kamu kan udah gagal masukin artkel kamu ke Majalah Ayahmu dan ini kamu telah berhasil artikel mu di Muat di Majalah ini . Makannya jangan putus asa dulu”nasihat Ibu Andi.
Kemudian mereka pulang dengan gembira.
OLEH:Muhammad S Abdillah
Hari-hari belakangan ini Andi selalu membuat artikel. Sudah 10 artikel yang telah dibuatnya.Tak biasanya Andi mempunyai kebiasaan ini.
Sepulang sekolah Ia langsung masuk kekamarnya ganti baju lalu langsung membuat artikel. “Andi sudah makan belum? tanya ibu nya Andi. “iya Bu nanti belum lapar !jawab Andi.”Belakangan ini kamu kok sering membuat artikel untuk apa ,tugas sekolah ya?tanya ibu Andi. “Bukan Bu ! jawab Andi.”Lalu untuk apa?tanya Ibunya kembali.”Gini Bu ,saya mau jadi penulis kayak Ayah,kan kalau di muat di majalah bisa dapat uang!lumayan kan?jwab Andi. Memang Ayah Andi penulis terkenal di Majalah terkenal di Pekalongan. “Ya udah pokok nya nanti kamu makan ya,Ibu sudah siapin di meja makan”sambung Ibu Andi. ‘Iya-iya!jawab Andi.
Adzan Magrib telah berkumandang ,Andi langsung bergegas pergi ke Masjid untuk sholat magrib berjamaah. Setelah berjamaah Ia langsung mengaji di Masjid itu juga .
Sepulang mengaji Andi langsung pulang ke rumah. “Assalamuaikum ,salam Andi kepada Ayahnya yang sedang istirahat di ruang tamu. “walaikumsalam,udah sampai juz berapa nih ?tanya Ayah Andi. “Alhamdulillah, satu juz lagi hatam,Jawab Andi. “Yah Majalah Ayah kan mau terbit saya mau ngirim artikel boleh gak Yah?tanya Andi.”Ya boleh mana coba artikelnya Ayah lihat !” ‘ Sebentar Yah saya ambilakan.” “ini Yah gimana bisa gak?tanya Andi. “Insya Allah ,nanti Ayah usulkan ke Dewan Redaksi Ayah.’’jawab Ayah Andi. “Makasih ya Yah…?!”
Pagi-pagi sekali Andi bangun . Kemudian mengambil air wudlu untuk sholat Shubuh. Setelah Sholat Shubuh Ia langsung mandi dan bersiap-siap untuk berangkat sekolah .
Pukul 06.30 Andi berangkat sekolah tak lupa Andi baerpamitan kepada Orang tuanya.”Yah ,moga-moga artikel saya bisa masuk ya?kata Andi. “Saya berangkat ke sekolah dulu ya? Assalamualaikum” salam Andi. Kemudian Andi berangkat sekolah bersama temannya. Andi duduk di kelas 8 Mts Salafiyah Pekalongan 01.
Sepulang sekolah Andi langsung duduk di ruang tamu menunggu Ayahnya. Padahal ayahnya pulang nanti sore. “Sudah bantuin Ibu cuci piring Ayah mu pulangnya nanti sore”kata Ibu Andi. “Iya Bu? Jawab Andi. Akhirnya Andi pun mambantu ibunya cuci piring ketimbang bengong nungguin Ayahnya ..
Setelah selesai membantu Ibunya Andi kembali menunggu Ayahnya “Assalamualaikum”. “Waalaikumsalam pasti itu Ayah.”kata Andi. Andi langsung membukakan pintu. Benar dugaan Andi yang datang adalah Ayahnya. “Gimana Yah artikel saya..?tanya Andi. “ Maaf nak artikel mu tidak masuk,artikel mu kurang cocok” jawab Ayah Andi. “Gak papa Yah!jawab Andi dengan kecewa. Kemudian Andi masuk kekamar dan mengkuci pintu kamar nya.
“Udah An gak papa mungkin lain kali artikel mu bisa masuk,kegagalan adalah awal keberhasilan’hibur Ibu Andi. “Sekarang kamu mandi udah sore nih.”kata Ibu Andi.
Keesokan harinya Andi berangkat sekolah. Kali ini Andi berangkat sandiri karena temannya sedang sakit. Jarak rumah Andi dengan sekolahnya cukup jauh. Andi biasanya naik sepada.
15 menit Andi sudah sampai di sekolahnya. Ia langsung memarkirkan sapedanya,kemudian masuk ke kelasnya. “Pagi An,Eh kamu udah tahu belum kalau sekolah kita akan membuat Majalah” kata Arif teman sekelasnya. “Ah massa …?kata Andi tidak percaya. “Ya banar,Sekolah kita akan membuat majalah yang ngisi rubrik nya siswa Kamu mau ngirim juga ? silahkan kirim ke Ustadz Nur Roman” kata Arif. “Yuk kita masuk ke kelas udah bel nih ?ajak Arif “Ya mari nanti kalau terlambat bisa di hukum kita”jawab Andi.
Esoknya Andi berangkat sekolah dangan mambawa semua artikelnya. Dia langsung menemui Ustadz Nur Rohman.”Assalamualaikum Ustadz”salam Andi . “Waalikumsalam ada apa Andi kok pagi-pagi udah ke Kantor?” tanya ustadz Nur Rohman. “Gini Ustadz Saya mau ngirim Artikel saya” ‘Boleh gak Ustadz ? tanya Andi. “Ya boleh mana?kata Ustadz Nur Rohman. “Ini Ustadz” kata Andi. “Ya nanti diseleksi dulu” kata Ustadz Nur Rohman. “Makasih ya ustadz saya permisi dulu Assalamuaikum” “waalikumsalam” jawab Ustadz Nur Rohman.
Dua minggu kemudian pengumuman seleksinya, yang karyanya terbaik akan di muat di Majalah Sekolah. Andi berangkat sekolah dengan penuh semangat “moga-moga saja salah satu artikel ku terpilih”kata Andi. Setiba di Sekolah Ia langsung memarkirkan sepedanya. Di parkiran Ia bertemu Ustadz Nur Rohman yang sedang memarkirkan motornya. “Assalamualaikum ustadz?salam Andi. “Waalaikumsalam,eh Andi selamat ya? salah satu artikel mu terpilih .kata Ustadz Nur Rohman. “Alhamdulillah ,terima kasih Ustadz sudah memilih artikel saya,terus kapan terbitnya Ustadz”tanya Andi. “Insya Allah ,pas panerimaan Raport Semester I”jawab Ustadz Nur Rohman. “Ya udah saya masuk ke kelas dulu ya Assalamualaikum” “walaikumsalam”jawab Ustadz Nur Rohman.
Akhirnya penerimaan Raport pun tiba. Andi menuggu Ibunya yang sedang mengambil Raportnya. Setelah di tuggu hampir lama akhirnya Ibu Andi keluar dari ruang kalas. “Gimana Bu nilai saya?tanya Andi. “Nilai mu bagus-bagus peringkat 10, belajar lagi biar rangking satu.”kata Ibu Andi. “terus mana Majalah sekolahnya Ibu beli kan ?tanya Andi kembali. “Nih majalahnya Ibu sudah beli ,artikel yang kamu buat di muat di majalah ini kan ?tanya Ibu Andi. “Iya dong ?jawab Andi. “Kegagalan itu awal keberhasilan ,kamu kan udah gagal masukin artkel kamu ke Majalah Ayahmu dan ini kamu telah berhasil artikel mu di Muat di Majalah ini . Makannya jangan putus asa dulu”nasihat Ibu Andi.
Kemudian mereka pulang dengan gembira.
Langganan:
Komentar (Atom)