Kamis, 21 Januari 2010

KUMPULANCERPEN

KEGAGALAN AWAL KEBERHASILAN
OLEH:Muhammad S Abdillah


Hari-hari belakangan ini Andi selalu membuat artikel. Sudah 10 artikel yang telah dibuatnya.Tak biasanya Andi mempunyai kebiasaan ini.
Sepulang sekolah Ia langsung masuk kekamarnya ganti baju lalu langsung membuat artikel. “Andi sudah makan belum? tanya ibu nya Andi. “iya Bu nanti belum lapar !jawab Andi.”Belakangan ini kamu kok sering membuat artikel untuk apa ,tugas sekolah ya?tanya ibu Andi. “Bukan Bu ! jawab Andi.”Lalu untuk apa?tanya Ibunya kembali.”Gini Bu ,saya mau jadi penulis kayak Ayah,kan kalau di muat di majalah bisa dapat uang!lumayan kan?jwab Andi. Memang Ayah Andi penulis terkenal di Majalah terkenal di Pekalongan. “Ya udah pokok nya nanti kamu makan ya,Ibu sudah siapin di meja makan”sambung Ibu Andi. ‘Iya-iya!jawab Andi.
Adzan Magrib telah berkumandang ,Andi langsung bergegas pergi ke Masjid untuk sholat magrib berjamaah. Setelah berjamaah Ia langsung mengaji di Masjid itu juga .
Sepulang mengaji Andi langsung pulang ke rumah. “Assalamuaikum ,salam Andi kepada Ayahnya yang sedang istirahat di ruang tamu. “walaikumsalam,udah sampai juz berapa nih ?tanya Ayah Andi. “Alhamdulillah, satu juz lagi hatam,Jawab Andi. “Yah Majalah Ayah kan mau terbit saya mau ngirim artikel boleh gak Yah?tanya Andi.”Ya boleh mana coba artikelnya Ayah lihat !” ‘ Sebentar Yah saya ambilakan.” “ini Yah gimana bisa gak?tanya Andi. “Insya Allah ,nanti Ayah usulkan ke Dewan Redaksi Ayah.’’jawab Ayah Andi. “Makasih ya Yah…?!”
Pagi-pagi sekali Andi bangun . Kemudian mengambil air wudlu untuk sholat Shubuh. Setelah Sholat Shubuh Ia langsung mandi dan bersiap-siap untuk berangkat sekolah .
Pukul 06.30 Andi berangkat sekolah tak lupa Andi baerpamitan kepada Orang tuanya.”Yah ,moga-moga artikel saya bisa masuk ya?kata Andi. “Saya berangkat ke sekolah dulu ya? Assalamualaikum” salam Andi. Kemudian Andi berangkat sekolah bersama temannya. Andi duduk di kelas 8 Mts Salafiyah Pekalongan 01.
Sepulang sekolah Andi langsung duduk di ruang tamu menunggu Ayahnya. Padahal ayahnya pulang nanti sore. “Sudah bantuin Ibu cuci piring Ayah mu pulangnya nanti sore”kata Ibu Andi. “Iya Bu? Jawab Andi. Akhirnya Andi pun mambantu ibunya cuci piring ketimbang bengong nungguin Ayahnya ..
Setelah selesai membantu Ibunya Andi kembali menunggu Ayahnya “Assalamualaikum”. “Waalaikumsalam pasti itu Ayah.”kata Andi. Andi langsung membukakan pintu. Benar dugaan Andi yang datang adalah Ayahnya. “Gimana Yah artikel saya..?tanya Andi. “ Maaf nak artikel mu tidak masuk,artikel mu kurang cocok” jawab Ayah Andi. “Gak papa Yah!jawab Andi dengan kecewa. Kemudian Andi masuk kekamar dan mengkuci pintu kamar nya.
“Udah An gak papa mungkin lain kali artikel mu bisa masuk,kegagalan adalah awal keberhasilan’hibur Ibu Andi. “Sekarang kamu mandi udah sore nih.”kata Ibu Andi.
Keesokan harinya Andi berangkat sekolah. Kali ini Andi berangkat sandiri karena temannya sedang sakit. Jarak rumah Andi dengan sekolahnya cukup jauh. Andi biasanya naik sepada.
15 menit Andi sudah sampai di sekolahnya. Ia langsung memarkirkan sapedanya,kemudian masuk ke kelasnya. “Pagi An,Eh kamu udah tahu belum kalau sekolah kita akan membuat Majalah” kata Arif teman sekelasnya. “Ah massa …?kata Andi tidak percaya. “Ya banar,Sekolah kita akan membuat majalah yang ngisi rubrik nya siswa Kamu mau ngirim juga ? silahkan kirim ke Ustadz Nur Roman” kata Arif. “Yuk kita masuk ke kelas udah bel nih ?ajak Arif “Ya mari nanti kalau terlambat bisa di hukum kita”jawab Andi.
Esoknya Andi berangkat sekolah dangan mambawa semua artikelnya. Dia langsung menemui Ustadz Nur Rohman.”Assalamualaikum Ustadz”salam Andi . “Waalikumsalam ada apa Andi kok pagi-pagi udah ke Kantor?” tanya ustadz Nur Rohman. “Gini Ustadz Saya mau ngirim Artikel saya” ‘Boleh gak Ustadz ? tanya Andi. “Ya boleh mana?kata Ustadz Nur Rohman. “Ini Ustadz” kata Andi. “Ya nanti diseleksi dulu” kata Ustadz Nur Rohman. “Makasih ya ustadz saya permisi dulu Assalamuaikum” “waalikumsalam” jawab Ustadz Nur Rohman.
Dua minggu kemudian pengumuman seleksinya, yang karyanya terbaik akan di muat di Majalah Sekolah. Andi berangkat sekolah dengan penuh semangat “moga-moga saja salah satu artikel ku terpilih”kata Andi. Setiba di Sekolah Ia langsung memarkirkan sepedanya. Di parkiran Ia bertemu Ustadz Nur Rohman yang sedang memarkirkan motornya. “Assalamualaikum ustadz?salam Andi. “Waalaikumsalam,eh Andi selamat ya? salah satu artikel mu terpilih .kata Ustadz Nur Rohman. “Alhamdulillah ,terima kasih Ustadz sudah memilih artikel saya,terus kapan terbitnya Ustadz”tanya Andi. “Insya Allah ,pas panerimaan Raport Semester I”jawab Ustadz Nur Rohman. “Ya udah saya masuk ke kelas dulu ya Assalamualaikum” “walaikumsalam”jawab Ustadz Nur Rohman.
Akhirnya penerimaan Raport pun tiba. Andi menuggu Ibunya yang sedang mengambil Raportnya. Setelah di tuggu hampir lama akhirnya Ibu Andi keluar dari ruang kalas. “Gimana Bu nilai saya?tanya Andi. “Nilai mu bagus-bagus peringkat 10, belajar lagi biar rangking satu.”kata Ibu Andi. “terus mana Majalah sekolahnya Ibu beli kan ?tanya Andi kembali. “Nih majalahnya Ibu sudah beli ,artikel yang kamu buat di muat di majalah ini kan ?tanya Ibu Andi. “Iya dong ?jawab Andi. “Kegagalan itu awal keberhasilan ,kamu kan udah gagal masukin artkel kamu ke Majalah Ayahmu dan ini kamu telah berhasil artikel mu di Muat di Majalah ini . Makannya jangan putus asa dulu”nasihat Ibu Andi.
Kemudian mereka pulang dengan gembira.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar